Media Berbagi Informasi, Bisnis Mentor & Berbagai Referensi Semoga Menginspirasi. Lead YourSelf Before Leading Others - Rocky Andrian -

Bisnis Jaman Now - Hijrah Produk Yuks bersama HNI HPAI

Breaking

04 February 2012

Penanganan Bencana III

Lanjutan Penanganan Bencana I, II


URAIAN LANGKAH PENANGANAN BENCANA
1.      Langkah Pertama (Pengumpulan Keterangan sebelum terjadi bencana)
  •  Mengatasi kejadian, ramalan cuaca dan medan; 
  • Potensi Masyarakat; 
  •  Bencana yang mungkin paling terjadi dan lain-lain; 
  • Teknik mendapatkan keterangan dari informasi SKPD, Instansi terkait, Kecamatan, Kelurahan/Desa, TNI/Polri, PMI dan Masyarakat; 
  •  Laporan masyarakat setempat;
 2. Langkah Kedua (Penanggulangan Kejadian Bencana); Setelah keterangan diperoleh Kepala Satuan Linmas Desa/Kelurahan segera menganalisa, menginformasikan tugas bencana kepada anggota Satuan Linmas dan Masyarakat.
 3.    Langkah Ketiga (Rencana Sementara);
a.     Kepala Satuan Linmas membuat rencana dan akan dilengkapi tiap kejadian dan hasil;
b.    Hal-hal yang termasuk dalam membuat rencana, buat rencana ke belakang 1/3 untuk Tim dan 2/3 untuk anggota. Buat perkiraan keadaan bencana secara cepat (dalam angan-angan) untuk dapat mengambil keputusan. Konsep rencana Penanggulangan Bencana;
4.   Dari hasil mempelajari keadaan bencana dan perkiraan keadaan bencana secara cepat Kasat Linmas segera buat konsep rencana Penanggulangan bencana meliputi kegiatan sepuluh regu/Sat Linmas PB untuk pelaksanaan tugasnya;
a.     Menyusun formasi sepuluh regu/Sat Linmas PB;
b.    Menentukan tindakan pengamanan;
c.     Menentukan kebutuhan sarana/Bansos;
d.    Memilih jalan pendekat pengungsian/Evakuasi;
e.     Memilih tempat penampungan korban.
f.     Memilih tempat dapur umum;
g.    Memilih tempat pos komando pengendalian unit Linmas;
h.    Memilih/menentukan potensi-potensi yang ada dalam masyarakat di Desa;
i.      Menyusun konsep perintah persiapan Penanggulangan bencana;
j.      Diberikan oleh Kasat Linmas kepada sepuluh ketua regu/Satlak dan potensi lain dari masyarakat dalam Penanggulangan Bencana;
k.    Buat rencana peninjauan di lapangan:
·      Siapa yang akan ikut meninjau;
·      Kapan dan berapa lama untuk meninjau;
·      Jalan mana yang akan dipakai untuk meninjau;
·      Apa saja yang akan ditinjau

l.      Buat rencana koordinasi
·      Para Kepala Unit Linmas PB dari tetangga Desa;
·      Hal-hal apa yang akan dikoordinasikan;
·      Sarana/alat yang akan dikoordinasikan.

5.   Langkah Keempat (Mengatur kegiatan awal) Perintah persiapan atas dasar rencana sementara PB Penyusun sepuluh regu/Satlak Linmas PB mengadakan koordinasi dengan dinas/instansi terkait dalam PB;
6.     Langkah  Kelima  (Melakukan  peninjauan  di  lapangan) dimana  korban bencana ,  dimana tempat evakuasi, dimana dapur umum;
7.  Langkah Keenam (Mengeluarkan perintah/petunjuk pelaksanaan PB) Regu/Satlak PB, Potensi masyarakat yang dapat membantu penanggulangan bencana;
8.        Langkah Ketujuh (Melaksanakan pengawasan dan pengendalian kegiatan Penanggulangan Bencana)



LAPORAN
Laporan bencana harus memuat data yang meliputi, antara lain Data umum, memuat hal-hal:
1.    Jenis bencana yang sedang terjadi;
2.    Waktu kejadian;
3.    Lokasi kejadian bencana;
4.    Penyebab bencana;
5.    Kekuatan masing-masing jenis bencana.

Data Khusus memuat hal-hal :
1.    Korban manusia;
  1. Meninggal;
  2. Luka-luka;
  3. Pengungsi;
  4. Dalam pencarian
2.    Rumah penduduk;
  1. Musnah/hancur;
  2. Rusak berat;
  3. Rusak ringan.
3.    Sarana Umum;
a.         Rumah ibadah;
b.         Balai Desa;
c.         Kantor;
d.        Sekolah;
e.         Pasar;
f.          Dll
4.    Prasarana
a.         Jembatan
b.         Jalan
c.         DAM (Bendungan)
d.        Lain-lain
5.    Bidang-bidang Usaha (Mata Pencaharian)
  1. Toko
  2. Tanaman
  3. Perikanan
  4. Pertanian
  5. Objek Wisata
  6. Dll

Quotes

Lead YourSelf Before Leading Others - Local To Global - Keep Catur Watak (Silih Asah Asih Asih Silih Wawangi) - Sastradjumena's Famz -

HNI HPAI MENYEDIAKAN PRODUK HERBAL