Media Berbagi Informasi, Bisnis Mentor & Berbagai Referensi Semoga Menginspirasi. Lead YourSelf Before Leading Others - Rocky Andrian -

Bisnis Jaman Now - Hijrah Produk Yuks bersama HNI HPAI

Breaking

22 April 2017

Lagi, BNN Grebeg Ratusan Pohon Katinon di Puncak Cisarua

Cisarua, caringinsinergi.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor bersama petugas gabungan dari Polres Bogor, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bogor mengamankan ratusan rumpun pohon Katinon (chatinone) yang ditanam di lahan seluas 200 meter persegi milik Aan, di RT 01/03 Kampung Sampai, Desa Tugu utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor Kamis (20/04/2016).
Penggerebekan ini bermula dari laporan warga ke Polsek Cisarua tentang marakanya penggunaan jenis narkotika yang dikenal dengan istilah teh arab tersebut.
Kepala BNN Kabupaten Bogor Nugraha setiabudi, menjelaskan, penggerebekan kali ini, lanjutnya, bukanlah kali pertama, melainkan sudah kali ketiga sejak tahun 2013 lalu. "Untuk saat ini kita belum menetapkan tersangka dan kasus ini akan dikembangkan pihak BNN Kabupaten dan Polres Bogor,"jelasnya.
Penggunakan Katinon, lanjutnya, akan menimbulkan beberapa efek di anataranya halusinasi, menyegarkan dan euforia berlebihan. "Penggunannya disajikan dalam bentuk teh atau dimakan mentah,"tambahnya.
Untuk memastikan tanaman tersebut adalah jenis katinon, ratusan pohon tersebut selanjutnya akan dibawa ke Lab BNN.
Katinon adalah jenis tanaman yang masuk jenis Narkotika kelas satu. Berdasarkan UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo LN Permenkes No 2 tahun 2017 narkotika gol 1 huruf 35, Jenis katinona, Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 111 ayat (1).



Penarik Turis Arab

Katinon, biasanya disuguhkan kepada turis - turis arab  setelah dibuat ekstrak dan diseduh dengan air panas sebelum disajikan, atau dimakan mentah setelah menyantap daging kambing. Karena memilki efek euforia, maka katinon pun sangat laku dikalangan turis timur tengah.

Menurut UN, masyarakat sekitar harga  katinon yang sudah dikeringkan bisa tembus hingg 300 ribu rupiah/2 ons." Kalau dulu sih harganya hanya 60 ribu, tapi sekarang sepertinya sudah naik lagi sampai harga ratusan ribu,"terangnya.

Selain udara sejuk dan panorama yang indah, tanaman Katino pun diduga menjadi magnet  tersendiri bagi para pelancong Timur Tengah untuk datang ke kawasan Puncak. Bertolak dari hal itu, sebagian pihak menduga sebagian pengelola restoran dan hotel kemungkinan menyajikan ekstra teh arab alias katinon bagi para tamu asal Timur Tengah.(ZO)

Quotes

Lead YourSelf Before Leading Others - Local To Global - Keep Catur Watak (Silih Asah Asih Asih Silih Wawangi) - Sastradjumena's Famz -

HNI HPAI MENYEDIAKAN PRODUK HERBAL